SDN Dua Kertamukti Cipatat Gedung Sekolahnya Sangat Prihatin Belum ada Perhatian Dari Pihak Pemerintah Kabupaten Bandung barat.

Kabupaten bandung barat//jabar//Sibanews.com//
SD Negri Dua Kertamukti Cipatat Bangunan Sekolah Pada Saat Ini Sangat Memperihatinkan Maka dari itu kami memohon kepada pemerintah Kabupaten Bandung Barat untuk segera turun tangan melihat kondisi bangunan sekolah tersebut , agar segera melaksanakan rehab, dan juga memperbaiki bangunan sekolah , agar supaya murid – murid merasa aman , nyaman semangat dalam belajar.

Dengan adanya bangunan sekolah yang pada rusak , itu udah jelas para murid – murid tidak merasa , aman ataupun nyaman dikarenakan , kursi , bangku sekolah pun udah pada rusak .

Bangunan sekolah juga atap dinding sekolah pun udah pada rusak parah dan bocor – bocor , tempat air pun ( MCK ) Sekolah sudah tidak layak digunakan lagi dan tidak bisa di pakai maka dari itu kami memohon kepada dinas pendidikan (DISDIK) pemerintah Kabupaten Bandung Barat agar segera turun kelapangan meninjau , melihat , bangunan SD Negeri Dua Kertamukti Cipatat Benar – Benar perlu bantuan dan perhatian dari pemerintah Kabupaten Bandung Barat.

Pada saat ditemui oleh media ,inpestigasi Sibanews A.WAHID T . S.p.d , selaku kepala sekolah Di SD Negeri Dua Kertamukti Cipatat menuturkan , sangat berharap agar pemerintah kabupaten Bandung Barat segera melaksanakan perbaikan , maupun perubahan , bangunan sekolah yang pada saat ini pada bocor – bocor dan atap nya pun udah pada rusak parah , ” Pungkasnya .

WS /RT.

Bro Erick, Beruntunglah Mereka Yang Dikaruniai Tuhan dengan Kekuatan Cinta

Kota Bandung //jabar//Sibanews.com//Ngobrol Santai Bareng Bro Erick Darmadjaya Bsc., MKP., salah satu Anggota DPRD Kota Bandung yang selalu energik dan penuh senyum setiap berjumpa dengannya.

Baginya senyum sapaan harmonis yang harus ditumbuhkembangkan pada diri manusia sebagai makhluk sosial.

Kali ini Bro Erick membahas sisi kehidupan perihal “CINTA”. Cinta bagian rasa dari kehidupan manusia sejak pertama manusia turun ke bumi hingga akhir kehidupan yang pasti terus ada.

“Sesungguhnya kehidupan ini berjalan terus, terus, terus mengalir terus cinta bahkan tiap detik pun hidup kita dibarengi cinta. Betapa pentingnya cinta untuk kita jaga terlebih mensyukuri nikmat dan anugerah Tuhan ini,” ungkap Bro Erick di Ruang Komisi A DPRD Kota Bandung, Jalan Sukabumi 30 Kota Bandung (19/7/22).

“Cinta membuat hidup terus berkelanjutan, misal, satu kata ‘cinta’ beragam makna, dua kata ‘cinta kamu’ ada kepastian ikatan, lalu ‘aku cinta kamu’ lebih memastikan pada tambatan hati dan seterusnya sehingga kata cinta bisa membentuk sebuah komunitas-komunitas dibelahan dunia,” tambahnya.

Lanjut Bro Erick, pada dasarnya kita saling mengenal satu sama lain karena cinta. Contoh, saya mengenal anda dan anda mengenal saya ini ada rasa cinta yaitu sama-sama cinta kota Bandung, cuman dengan cara dan jalan berbeda untuk melakukannya.

“Kita cinta kota Bandung maka lakukan yang bisa kita perbuat untuk kota Bandung sesuai peran kita masing-masing,” imbaunya.

“Mari kita jaga cinta kita agar kehidupan terus berjalan sesuai dengan harapan yang kita harapkan bersama. Bandung, Jawa Barat, Indonesia dan Dunia damai dengan CINTA!.” ajaknya.

WS

Mendadak Stunting di Grebek oleh Dandim 0509 Kabupaten Bekasi.

Bekasi //jabar//faktaliputan.Com// Grebek Stunting adalah Bagian dari Program Kasad Kepala Staff Angkatan Darat Usai Di tunjuk sebagai Duta Bapak Asuh dalam penanganan upaya percepatan penurunan stunting.

Hal tersebut melibatkan seluruh Instansi dan stacholder yang ada di Wilayah Kabupaten Bekasi dengan Intensitas kegiatan Posyandu di Desa-Desa secara terpadu dengan memberikan pelayanan secara optimal kepada masyarakat terutama keluarga Pra sejahtera dan keluarga sejahtera satu.

Kegiatan tersebut berlangsung di Posyandu Melati-2, Kp.Pasir Limus, Rt.005/Rw.003, Desa Wangun Harja Cikarang Utara Kabupaten Bekasi Pada Rabu 13/7/2022

Gerebek Stunting pada balita di Posyandu Melati-2, tersebut Selain dihadiri Dandim 0509 Kabupaten Bekasi Letkol Inf M Horison Ramdhan juga di Hadiri langsung oleh Dr Sri Enny Kadinkes Kab.Bekasi, Drs. H. Farid Setiawan (Kadin DPPKB/ Dinas pengendalian Penduduk dan keluarga Berencana Kab.Bekasi).
Ibu Sane (Kabid Perlindungan Anak DPPKB Kab.Bekasi)
Ani Gustini (DPPKB Perlindungan anak)
H. Arman Sukarja, SE (UPTD KB Wilayah-4 DPPKB), H. Ganda (Kades Wangun Harja).
Dr. Firman (Kapuskesmas Mekar Mukti), Nursih (Ketua Posyandu Melati -2 Wangun harja), Rohayati, Am Keb ( Bidan Desa Wangun Harja), Kapten Inf Nurfatoni (Danramil 07/Cikarang), Ipda Rasman ( Polsek Cikarang Utara), Letda Arm (Danunit intel Kodim 0509/Kab.Bekasi), Yeyen (Pt.Mulya Keramik Indonesia) Ahmad (HRD PT.Yilli Indonesia Diary).
Tokoh Masyarakat.

Dandim Selain Meninjau Stanting pada Kegiatan tersebut juga diisi dengan Pemberian sembako pada balita, Letkol Inf. M. Horison Ramadhan Dandim 0509 Kabupaten Bekasi dalam kujungan tersebut mengungkapkan Rasa
Syukur Alhamdulillah kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan Rahmat, Hidayah dan Inayah-Nya, sehingga pada pagi hari ini kita semua dapat hadir dan mengikuti acara kegiatan Gerebek Stunting Wilayah Kabupaten Bekasi tahun 2022.” Ujar Perwira Berpangkat Letnan Kolonel

Dandim mengakui sangat mengapresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya acara ini, semoga dengan terlaksananya acara ini dapat tercipta kerjasama dan komitmen dari seluruh pihak yang hadir dalam menanggulangi permasalahan Stunting di Wilayah Kabupaten Bekasi secara bersama sama.” Ungkapnya

Persoalan Stunting telah menjadi agenda Nasional, sehingga Pemerintah memberikan perhatian khusus dalam hal penanganan Stunting dengan menobatkan dan mengangkat bapak Kasad Mayjen TNI Didung Abdul Rohman sebagai Duta Bapak Asuh dalam hal penanganan Stunting.” Papar Dandim

Menurut ia Stunting menjadi masalah kesehatan di Indonesia khususnya di Wilayah Kabupaten Bekasi, Stunting tidak hanya mengenai pertumbuhan anak yang terhambat akan tetapi berkaitan juga dengan perkembangan otak yang kurang maksimal,
Kami sangat berharap kepada seluruh Instansi dan stacholder di Wilayah Kabupaten Bekasi untuk bersama-sama berkomitmen untuk melakukan aksi percepatan penurunan stunting di Wilayah Kabupaten Bekasi. Untuk mencapai angka penurunan Stunting yang signifikan, diharapkan kegiatan Posyandu di Desa-desa harus kembali digerakkan dan mendapatkan perhatian utama yang lebih serius, agar aktifitas dan penyampaian informasi tentang gizi kepada ibu-ibu terus dilakukan melalui kegiatan di Posyandu,” Kata Dandim

Untuk itu Upaya penanganan Stunting ini dapat dilakukan dengan metode antara lain:

  1. Secara sepesifik (Faktor internal dalam hal kesehatan)
  2. Secara Sensitif (Faktor lain/diluar kesehatan) Seperti Air minum, lingkungan, Rumah tinggal dsb sehingga anak-anak dalam masa Golden Periode pertumbuhannya sempurna, terutama pada masa 1000 (seribu) hari dari usia kelahiran.” Terang Dandim

Tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan Grebek Stunting ini adalah sebagai upaya percepatan penurunan stunting dengan melibatkan seluruh instansi dan stacholder yang ada di Wilayah Kabupaten Bekasi, intensitas kegiatan Posyandu di Desa-desa secara terpadu dengan memberikan pelayanan secara optimal kepada masyarakat terutama keluarga pra sejahtera dan keluarga sejahtera satu sehingga dapat menekan kasus stunting agar tidak bertambah di Wilayah Kabupaten Bekasi dengan menargetkan penurunan kasus Stunting sebanyak 15%.,” Tuturnya

Sementara Pada kesempatan yang sama Dr. Sri Enny sebagai Kadinkes Kabupaten Bekasi menjelaskan
Bahwa Stunting ini sudah lama di dengungkan oleh Pemerintah yaitu kepada balita yang terbilang kurang memenuhi gizi sehingga tidak memenuhi kriteria tinggi badan Normal, pada Masa Pertumbuhan ” Tutur Dr Sri Enny

Iapun menjabarkan bahwa Kondisi Kabupaten Bekasi sendiri saat ini meningkat status Stunting karena kurangnya pencegahan dan pengawasan serta adanya faktor lain seperti air sehat, lingkungan, Rumah tinggal dan sebagainya serta balita yang terindikasi tidak terbawa ke Posyandu,” Jelasnya Dr Sri Enny

Saat ini data yang telah memiliki kriteria tinggi badan normal sangat pendek sebanyak 160 balita terdapat 3 balita Stunting dan yang harus terus dipantau yaitu :

  1. Balita Albar anak pasangan dari bapak Rasan/ Ibu Nanih
    dengan ukuran TB. 93 cm

2 Balita Arfan anak pasangan dari Bapak Komar/ Ibu Nur dengan memiliki ukuran TB 91 cm

  1. Balita Nabil Azhar anak dari pasangan Bapak Arsad/ ibu Emas dengan memiliki ukuran TB. 94 cm, jadi kegiatan Grebeg Stanting terbukti bahwa Pemerintah kabupaten Bekasi serius untuk menangani balita Penderita Stanting,” Ungkapnya Dr Sri Enny sambil menutup kegiatan tersebut dengan Melakukan Foto bersama . Red.

Mengapa Sistem Zonasi Perlu Dievaluasi, Ini Penjelasan Yoel PSI.

Kota Bandung //jabar//faktaliputan.Com//Ketidakmerataan PPDB yang terjadi di Kota Bandung menjadi perhatian Yoel Yosaphat, Anggota DPRD Kota Bandung dari PSI. Sebagaimana ramai diberitakan media, SDN 206 Putraco yang terletak di Kelurahan Turangga, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, menjadi sorotan karena dalam PPDB 2022 ternyata hanya ada 3 murid baru yang mengikuti pendaftaran.

“Pertama, saya memahami bahwa PPDB kita masih menggunakan sistem zonasi, di mana tentunya juga dipertimbangkan berapa jumlah anak-anak di suatu daerah, dibandingkan dengan jumlah sekolah yang dekat tempat tinggal mereka,” tutur Yoel di Fraksi PSI/PKB DPRD Kota Bandung Jalan Sukabumi 30 Bandung, Selasa (13/7/22).

“Meskipun pihak sekolah menyatakan sudah ada puluhan siswa yang mendaftar, kejadian ini masih menunjukkan bahwa sistem zonasi ini tidak berjalan. Seperti apa evaluasi dari Dinas Pendidikan?” tambahnya.

Faktor yang disebutkan menjadi penyebab adalah informasi mengenai SDN 206 Putraco Indah adalah sekolah inklusi.

“Saya kira pada PPDB kali ini, SDN Putraco Indah tidak menyatakan diri secara khusus sebagai sekolah inklusi, bukan? Dan nyatanya tidak ada murid berkebutuhan khusus yang mendaftar. Jadi, alasan ini adalah sekolah inklusi sehingga orang tidak mau mendaftar di sini rasanya berlebihan. Siapa yang melabeli SDN Putraco sebagai sekolah inklusi?
Demikian juga kalau dikatakan ada banyak sekolah elit atau favorit, bukankah berlaku sistem zonasi? Tidak semua murid berasal dari orang tua mampu memasukkan anaknya ke sekolah elit yang jauh, tidak sesuai sistem zonasi.
Yang menjadi pertanyaan lebih besar adalah, apakah ada anak-anak usia sekolah di sekitar SDN Putraco Indah yang tidak bersekolah? Apakah ada hambatan lain, misalnya permintaan sumbangan masuk sekolah, yang dikenakan? Saya kira hal-hal ini perlu diteliti kembali oleh Dinas Pendidikan. Kita harus memastikan semua anak di Kota Bandung bersekolah selama 9 tahun. Kami akan terus mengawasi PPDB 2022 ini.” ungkap Yoel.

Lebih jauh Yoel beranggapan bahwa pemerata kualitas sekolah harus menjadi segera dicapai. “Kalau kualitas sekolah merata, tidak akan ada lagi orang berebut masuk sekolah tertentu, sehingga pendaftar tidak merata. Semua sekolah idealnya memiliki kualitas pendidikan yang sama.”, pungkas Yoel.

WS

SDN 206 Putraco Indah Capai Target PPDB 2022

Bandung //jabar//faktalioutan.Com//Dinamika Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2022 menjadi perhatian tersendiri.Hal ini dikarenakan posisi kuota sekolah negeri memiliki daya tampung terbatas sementara animo masyarakat untuk menyekolahkan putra-putrinya ke sekolah negeri sangat tinggi.

Hal ini terjadi di semua sekolah, termasuk di SDN 206 Putrako Indah.
Sekolah yang beralamat di jalan.Rajamantri Kaler No.25 Turangga Kecamatan Lengkong ini untuk masa Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun pelajaran 2022-2023 per tanggal 12 Juli 2022 sudah mengantongi pendaftar siswa baru kelas 1 sejumlah 20 orang dan siswa pindahan kelas 2-6 berjumlah 5 orang.

Sementara berdasarkan data jumlah kelulusan kelas 6 tahun kemarin sebanyak 24 orang, jadi berdasarkan kuota sepertinya sudah terpenuhi.

Dari jumlah tersebut di atas menurut kepala sekolah SDN 206 Putraco Indah
Darmawan, S.Pd.,M.M kemungkinan besar akan terus bertambah karena masa daftar ulang untuk peserta baru masih berjalan.

Kami tetap patuh pada juklak dan juknis PPDB yg digulirkan oleh pemerintah dan dinas pendidikan kota Bandung, tegas Darmawan.

WS

JUMPALIT Jadi Sorotan Sebagai Inovasi Perbarukan Pos Yandu.

Kota Bandung //jabar//faktaliputan.com//Ini Penjelasan Lurah Kebon Gedang, Yusuf Firmansyah SH., terkait JUMPALIT, senin, 11/7/22 di Kantor Kelurahan Kebon Gedang Jalan Wulan 5 Kebon Gedang, Batununggal, Kota Bandung.

Untuk mewujudkan Jawa Barat Zero New Stunting tahun 2023 dimana berdasarkan Keputusan
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Nomor Kep. 42/M.Ppn/HK/04/2020 tentang
penetapan perluasan Kabupaten/Kota lokasi Fokus Intervensi Penurunan Stunting terintregasi tahun
2021, Kota Bandung Merupakan salah satu Kabupaten Kota lokasi focus Intervensi penurunan
stunting terintregrasi tahun 2021 sehingga perlu dilakukan upaya perbaikan gizi.

“Atas dasar tersebut kami Kelurahan Kebon Gedang melakukan Inovasi Gerakan Jumpa Balita
(JUMPALIT) yang merupakan inovasi Kelurahan Kebon Gedang dalam Pokja Posyandu Kelurahan
Kebon Gedang dimana kader Posyandu melakukan Gerakan masyarakat layanan ke rumah-rumah,
untuk melakukan pemantauan pertumbuhan balita secara langsung bagi setiap balita peserta
Posyandu yang tidak bisa datang langsung ke Posyandu ataupun masyarakat yang ingin mendapat
pengetahuan lebih dalam pola asuh anak selama HPK (Hari Pertama Kehidupan) Dan pada saat
pandemi Covid 19 kegiatan posyandu atau pun sekarang di rubah menjadi kelompok yang lebih kecil
yang di sebut Kelompok Penimbangan (Pokbang) tidak bisa di laksanakan setiap bulannya, sehingga
untuk dapat mencapai target pemantauan minimal 80% dari sasaran setiap bulannya serta 100%
sasaran pada bulan Februari dan Agustus setiap tahunnya pada bulan pemberian Vitamin A, sangat perlu di adakan inovasi Gerakan Jumpa Balita (JUMPALIT),” jelasnya.

Lanjut, penjelasan Lurah Kebon Gedang perihal tujuan dari kegiatan inovasi Gerakan
Jumpa Balita (JUMPALIT) adalah pemantauan pertumbuhan balita dan edukasi warga masyakat
peserta Posyandu selama 1000 HPK (Hari Pertama Kehidupan) di wilayah Kelurahan Kebon Gedang
secara langsung dor to dor. Dari hasil pemantauan langsung tersebut kami dapat menyusun dan
menganalisis secara menyeluruh balita serta ibu hamil se-Kelurahan Kebon Gedang terhadap factor
determinan penyebab masalah gizi dan melakukan desiminasi analisis surveilans gizi berdasarkan
Permenkes RI No. 45 tahun 2014 tentang penyelenggaraan surveilans kesehatan, serta menindak
lanjuti hasil analisis factor determinan penyebab masalah gizi agar dapat diatasi secara cepat dan
tepat dengan melibatkan lintas sector seperti UPT Puskesmas Ibrahim Adji dalam rangka mewujudkan
Zero New Stunting di Kota Bandung dan Indonesia emas lepas dari stunting tahun 2045
.

“Balita peserta Posyandu dan ibu hamil yang tidak bisa datang langsung ke posyandu. Dan pada saat
pandemi Covid 19 kegiatan posyandu atau pun sekarang di rubah menjadi kelompok yang lebih kecil
yang di sebut Kelompok Penimbangan (Pokbang) tidak bisa di laksanakan setiap bulannya, sehingga
untuk dapat mencapai target pemantauan minimal 80% dari sasaran setiap bulannya serta 100%
sasaran pada bulan Februari dan Agustus setiap tahunnya sangat perlu di adakan inovasi Gerakan
Jumpa Balita (JUMPALIT),” ucapnya.

Inovasi Jumpa Balita (JUMPALIT) ini dibuat atau dirintis pada bulan Januari tahun 2020 di karenakan pada
bulan Januari tahun 2020 Kelurahan Kebon Gedang termasuk satu dari 15 kelurahan di Kota Bandung
yang menjadi focus Intervensi penurunan angka stunting, berdasarkan Keputusan Walikota Bandung
No. 050/Kep.607/bapelitbang/2020, dan Salinan keputusan Walikota Bandung No. 050/Kep-750
Bapelitbang/2021 tentang perluasan kelurahan lokasi Fokus Intervensi Percepatan Penurunan dan
pencegahan Stunting di kota Bandung tahun 2022.
Pada akhir tahun 2019 sebanyak 110 anak balita di Kelurahan Kebon Gedang yang memiliki berat
badan kurang dari nomal, dengan tinggi badan pendek dan sangat pendek masuk pada katagori balita
stunting. Setalah kami mengadakan rapat pengurus RW dan di lakukan rembug warga ditiap RW
untuk menentukan solusi dan pemecahan permasalahan angka stunting yang tinggi di kelurahan
kebon Gedang, maka kami memiliki inovasi Gerakan Jumpa Balita (JUMPALIT), yang Pada awalnya
kami menerapkan Inovasi gerakan Jumpa Balita (JUMPALIT) hanya di RW 08, di karenakan di RW 08
tersebut balita penderita stuntingnya sangat tinggi yaitu sebanyak 23 anak balita stunting, terangnya.

Lurah Kebon Gedang, Yusuf Firmansyah melanjutkan paparannya bahwa dengan adanya kegiatan inovasi Gerakan Jumpa balita (JUMPALIT) ini, dapat berhasil, untuk bisa
memberikan solusi dengan melakukan intervensi, diseminasi dan analisis surveilans langsung kepada
ibu hamil, ibu menyusui serta ibu yang memiliki anak balita, dan terbukti dapat melayani peserta
posyandu khususnya ibu hamil, ibu menyusi dan ibu yang memiliki balita secara maksimal, sehingga
dapat menurunkan tingginya angka balita penderita stunting di RW 08 dari yang sebelumnya pada
bulan Desember 2019 sebanyak 23 anak penderita Stunting dan pada akhir tahun Bulan Desember
2021 menjadi 5 orang anak penderita stunting. Sehingga kami mengadopsi inovasi ini untuk dapat diterapkan secara aktif dan masif dilakukan diseluruh Posyandu wilayah RW yang ada di Keluruhan Kebon Gedang.

“Dan setelah inovasi gerakan Jumpa Balita bisa dilaksanakan diseluruh Posyandu RW se-wilayah kelurahan Kebon Gedang, akhirnya kami dapat menekan tingginya angka balita penderita
stunting, dari yang sebelumnya pada bulan desember tahun 2019 sebanyak 110 anak balita stunting,
pada tahun 2021 menjadi sebanyak 43 anak balita stunting dan sekarang pada bulan Juni 2022 angka
anak balita penderita stunting di kelurahan Kebon gedang menjadi terus menurun secara drastis
berkat Gerakan Inovasi Jumpa Balita (JUMPALIT),” pungkasnya.

WS

Kodim 0509 Kabupaten Bekasi Bagikan Ribuan Kantong Daging Qurban .

Bekasi //jabar//faktaliputan.Com//Khusus untuk Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriyah/2022 Masehi ini saya kira kita semua harus paham betul bahwa Idul Adha ini merupakan suatu perwujudan yang dimaknai yang pertama adalah bagian dari rasa syukur dan terima kasih kita kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

Hal ini disampaikan Dandim 0509 Kabupaten Bekasi , dalam sambutan saat acara pemotongan secara simbolis hewan Qurban, Kegiatan Pemotongan Hewan Qurban tersebut berlangsung di Makodim 0509/Kab. Bekasi Desa Sukamahi Kecamatan Cikarang Pusat Kabupaten Bekasi
Minggu (10/7/2022).

Sebanyak 12 ekor hewan kurban sapi dan 10 Ekor Kambing langsung di Potong usai pelaksanaan Shalat Ied di lapangan Makodim 0509 dan disaksikan oleh para prajurit Kodim dan masyarakat sekitar lingkungan.

Dalam kesempatan ini, Dandim mengucapkan selamat kepada para prajurit yang beragama Islam dalam memperingati Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriyah/2022 Masehi.

“Puji syukur tempat kita juga menjadi tempat yang digunakan untuk pelaksanaan ibadah Shalat Ied, oleh karena itu saya berterima kasih atas kepercayaan karena tempat kita digunakan dan ini merupakan berkat karena apabila di suatu tempat digunakan sebagai tempat ibadah dalam agama apapun itu merupakan berkah,” ucap Dandim

Dalam perayaan Hari Raya Idul Adha ini, ia berharap lewat Shalat Ied yang sudah dilaksanakan, semua betul-betul merasakan Hikmah dan Berkah dan tentunya ke depan Kodim dapat melaksanakan yang lebih baik lagi.

Dandim juga katakan, kegiatan ibadah kurban ini merupakan bagian dari saling menyempurnakan satu dengan yang lain.

“Kita ketahui pengorbanan itu bagian dari totalitas dari persembahan kita sebagai umat manusia kepada Tuhan Yang Maha Kuasa dan ini berkait dengan kehidupan kita sebagai prajurit”.

“Tanggung jawab kita sebagai prajurit itu sangat mulia, bahwa nilainya adalah bangsa dan negara yang di dalamnya berhubungan dengan manusia, masyarakat dan lain sebagainya,” ujar Dandim

Pemberian Daging Qurban ini, di pimpin langsung oleh Kapten inf Laode Mane, dan di hadiri oleh Letkol Inf M. Horison Ramadhan Dandim 0509/Kabupaten Bekasi, Mayor Inf Dasim Kasdim 0509/Kabupaten Bekasi Para Pasi dan Danramil Jajaran Kodim 0509/Kabupaten Bekasi Perwakilan Babinsa dan warga masyarakat Setempat .

Red.WS

RW 08 Bandung Batununggal Diberikan Kepercayaan Mewakili Kewilayahan Laksanakan Program P2WKSS.

Kota Bandung //jabar//faktaliputan.com//jumat 08/07/2022. P2WKSS (Program Peningkatan Peran Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera) merupakan salah satu upaya dari Pemerintah Pusat yang diikuti oleh Provinsi Jawa Barat dan seluruh Kabupaten/Kota di Jawa Barat bersama masyarakat untuk penanggulangan kemiskinan di tingkat Kelurahan.

Kang Yana bersama Ketua TP PKK Kota Bandung Bu Yunimar melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan (P2WKSS) di Kelurahan Kebon Gedang, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung pada hari Selasa, 5 Juli 2022 lalu.

Yana pun mengatakan melalui kolaborasi, inovasi dan sinergitas yang dilakukan oleh Kelurahan Kebon Gedang, diharapkan bisa menjadi role model bagi kelurahan lainnya untuk mempercepat pembangunan Kota Bandung yang sudah baik menjadi semakin lebih baik lagi dan berharap bisa menjuarai P2WKSS di tingkat Provinsi Jawa Barat bahkan Nasional.

Apresiasi Yana pun, dalam sambutannya tertuju pada semua pihak yang ikut serta membantu pelaksanaan Program P2WKSS di RW 08, Kebon Gedang, Batununggal, Kota Bandung.

Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD kota Bandung, H. Achmad Nugraha SH., DH., mengatakan agar para pelaku CSR membantu dan ikut mendorong pelaksanaan program P2WKSS seoptimal mungkin.

“Bantuan secara materil atau pun ikut kegiatan didalamnya demi menyukseskan pelaksanaan program P2WKSS. jangan pernah ragu, karena kelurahan kebon gedang dalam waktu singkat sudah menurunkan stunting artinya fakta dan data yang berbicara,” tuturnya.

Dalam kesempatan lain, Ketua RW 08, H. Cece Sukmawan mengatakan bahwa sangat berterima kasih pada Pemerintah Kota Bandung beserta jajarannya, dinas-dinas dan SKPD terkait dalam membantu dan mendorong program P2WKSS di kewilayahnya.

“Dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi Lapangan Selasa kemarin, 05 Juli 2022, Walikota Bandung beserta jajaranya secara langsung telah mericek di lapangan terkait program P2WKSS,” ucap Cece, saat ditemui di Gedung Kantor RW 08, Jumat, 08/07/22.

“Terima kasih atas masukan, saran, kritikannya yang bagi kami merupakan modal untuk melaksanakan kepercayaan sebaik mungkin.” tandasnya.

WS

Jalan Cisarongge Ciraden Rusak Parah Seperti Sungai Kekeringan Belum Ada Perbaikan Dari Pemerintah.

Kabupaten Bandung barat//jabar//faktaliputan.com//Kamis 07/07/2022 , Perintah Kabupaten Bandung barat melalui Dinas Pekerjaan umum dan penataan Ruang ( DPUPR) belum memperbaiki jalan cisarongge ciraden cililin yang rusak parah, ironisnya ketika kondisi jalan seperti sungai kekeringan belum ada perbaikan jalan, kegiatan Rehabilitas jalan, Pemeliharaan Berkala jalan secara Rutin dan pembangunan ini jalan Kabupaten menuju Kp cisarongge – ciraden mohon perhatiannya kepada intansi terkait.

Kedatangan Plt Bupati Bandung barat Hengki Kurniawan di sambut meriah oleh masyarakat cihampelas untuk menghadiri perayaan hari jadi Kabupaten Bandung barat yang ke 15 , Plt bupati Hengki Kurniawan dalam sambutannya mengatakan, jalan yang rusak di wilayah selatan akan di perbaiki dan meminta kepada masyarakat untuk kerja sama membangun wilayah KBB ngamumule daerahnya, karena Pemerintah tidak bisa kerja sendiri harus gotong royong bersama- sama untuk membangun. Pungkasnya.

Dadan Wildan slaku tokoh pemuda Kp cisarongge di dampingi Hj Lies A, memohon kepada pemerintah terkait agar secepatnya jalan rusak di perbaiki.
PEMKAB Kabupaten Bandung barat malah asyik sibuk mempringati hari jadi yang ke 15 yang di selenggarakan di tiap kecamatan.
Akan kah lebih baik apabila dana untuk perayaan hari jadi KBB yang ke 15 di pakai untuk perbaikan jalan yang lebih jauh bermanfaat bagi masyarakat, karena jalan sangat penting untuk transportasi di antara, untuk kelancaran pengiriman bahan pokok, antar jemput sekolah juga bagi masyarakat yang berobat.

WS

Perayaan Satu Abad Taman Siswa Berlangsung Hidmat.

Kota Bandung //jabar//faktaliputan .Com//Perguruan Taman Siswa Kota Bandung menggelar Perayaan Satu Abad Taman Siswa di Jalan Taman Siswa Malabar, Lengkong, Kota Bandung, Senin, 04/7/22.

Perguruan Taman Siswa yang lahir tepat pada tanggal 03 Juli 1922, tepat seratus tahun lalu yang juga ikut mencerdaskan, menumbuh kembangkan pendidikan di Indonesia sejak jaman penjajahan Hindia Belanda.

Kihadjar Dewantara yang merupakan pendiri perguruan taman siswa karena ketidakpuasan sistem pendidikan pada saat itu yang dikuasai Pemerintah Belanda.

Hingga kini perguruan taman siswa terus berkembang dan berperan sebagai lembaga pendidikan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Dalam perayaan satu abad taman siswa kali ini dihadiri Kadisdik Kota Bandung, Dr. H. Hidmat Ginanjar M.Si.,beserta staff, Camat Lengkong, Dra. Aniya Rachmawati Soerya Poetri M.Si., Lurah Malabar, Roaida Thalib SE., MAP., Forpopincam, OKP, Tokoh, unsur dan elemen warga yang diundang lainnya.

“Saya pasti apresiasi kegiatan ini, selain mencerdaskan kehidupan bangsa ini juga peringatan sejarah yang harus mengakar terus pada penerus bangsa,” jelas Hidmat Ginanjar dalam sambutannya di podium penyelenggaraan satu abad taman siswa, Malabar, Lengkong, Bandung, Senin, 4/7/22.

“Taman siswa sejak lahirnya ikut berjuang melawan penjajahan Belanda lewat pendidikan. Lewat pendidikan menyiapkan anak bangsa agar cerdas dalam melawan penjajah,” tambahnya.

Dalam sambutan lain, Camat Lengkong, Aniya juga mengapresiasi kegiatan positif ini.

“Luar biasa giat satu abad taman siswa menumbuhkan kreativitas pelaku umkm dalam mengolah potensi kearifan lokal yang ada menjadi komoditi yang harus terus dikembangkan melalui mekanisme dan inovasi,” tuturnya.

Sambutan juga datang dari Sesepuh taman siswa, yang berharap agar taman siswa dapat terus berkembang, bermetamorfosis sesuai kebutuhan zaman.

“Perubahan ada pada kita semua baik guru, siswa, alumni bisa jadi agen of change. Yang pasti perubahan-perubahan untuk perbaikan dan kebaikan. Baik terkait mutu, kerja kinerja, inovasi, dan sebagainya,” ungkapnya.

Dilanjutkan tausiah dari KH Ruslan Abdulgani alias ustad Uge yang merupakan lulusan angkatan 1999 di taman siswa.

“Jika mau berubah dimulai dengan 3M yaitu Mulai dari diri sendiri dulu, Mulai dari hal-hal kecil, dan mulai dari sekarang silih asih, asah dan asuh,” ungkapnya.

Dilanjutkan dengan doa pentup dan pentas seni hiburan sampai selesai acara.

WS
Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai